Sumber : http://majalahkesehatan.com/tips-cerdas-membaca-label-obat/#comment-2214
Obat adalah setiap agen kimia yang digunakan untuk menyembuhkan,
meringankan atau mencegah penyakit. Untuk memproduksi dan memasarkan
sebuah obat baru, ada prosedur yang komprehensif untuk menguji efek
penyembuhan dan efek sampingnya. Di rak-rak supermarket, banyak produk
yang terlihat seperti obat, tetapi secara hukum diklasifikasikan sebagai
makanan suplemen. Produk tersebut termasuk vitamin, mineral dan herba
yang menawarkan manfaat kesehatan. Produk-produk ini tidak memerlukan
persyaratan perizinan seketat obat-obatan. Kecuali untuk obat berbasis
herbal yang dikenal sebagai fitofarmaka, efektivitas produk-produk
tersebut tidak diselidiki secara sistematis.Obat hadir dalam
berbagai bentuk sediaan seperti suntikan, tablet, kapsul, serbuk
(puyer), koyo, semprotan, salep, tetes dan supositoria. Mana yang
terbaik tergantung pada di mana atau seberapa cepat bahan aktif akan
dilepaskan atau kepada siapa obat diberikan (misalnya orang dewasa,
anak). Pada setiap kemasan obat, terdapat label yang berisi informasi
identitas dan petunjuk pemakaiannya. Membaca dengan cermat dan memahami
informasi tersebut akan memaksimalkan potensi manfaat obat dan mencegah
timbulnya efek samping yang tidak diinginkan.